banner 728x250

Penyakit leptospirosis muncul di Tarakan, warga diminta waspada lingkungan terkontaminasi tikus

banner 120x600
banner 468x60

JejakFaktual – Penyakit Leptospirosis masih ditemukan di Kota Tarakan sepanjang Januari hingga Mei tahun ini. Dinas Kesehatan Tarakan mencatat, setidaknya dua kasus yang sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, namun kini pasien telah dinyatakan membaik.

Pengelola Program Surveilans Dinas Kesehatan Tarakan, Irsal, SKM., MKM, mengatakan, kasus tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di lingkungan berisiko tinggi seperti area lembab, kotor, dan banyak tikus.

banner 325x300

Menurutnya, leptospirosis disebabkan oleh bakteri yang berasal dari urin tikus yang mencemari air maupun tanah. Penularan terjadi ketika bakteri masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka, terutama pada bagian kaki atau kulit yang tidak terlindungi.

“Lingkungan yang lembab dan banyak tikus menjadi faktor utama penyebaran penyakit ini. Apalagi saat musim hujan atau banjir, risiko penularan meningkat karena kontaminasi lebih mudah terjadi,” jelasnya.

banner 325x300
Penulis: Rosmini Daeng Kebo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *