JejakFaktual – Mabes Polri melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Perubahan tersebut mencakup posisi Wakapolda, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus), hingga Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum).
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja kepolisian.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto, menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri. Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri dan meminta sesuatu,” ujarnya (11/5/2026).
Dalam daftar mutasi tersebut, Brigjen Nasri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulsel kini dipercaya sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Posisi Wakapolda Sulsel selanjutnya diisi oleh Brigjen Gidion Arif Setyawan yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Tenggara.
Pada jajaran pejabat utama Polda Sulsel, Kombes Andri Ananta Yudhistira yang sebelumnya menjabat Dirkrimsus, kini dipromosikan sebagai Wadirtipideksus Bareskrim Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Taufik Herdiansyah Zeinardi yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Sementara itu, Kombes Setiadi Sulaksono yang sebelumnya menjabat Dirkrimum Polda Sulsel kini dipindahkan menjadi Karobinopsnal Bareskrim Polri. Jabatan Dirkrimum kemudian diisi oleh Kombes Feby Dapot P Hutagalung yang sebelumnya menjabat Wadirtipidter Bareskrim Polri.
Didik berharap rotasi ini dapat membawa energi baru dalam peningkatan profesionalisme dan pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulsel tetap kondusif.


















